Cari Blog Ini

Jumat, 02 Mei 2014

dik


Kau mungkin berfikir aku jahat
Dan membenciku
Karena tak pernah pulang dan membesarkanmu

Tak apa, aku mengerti perasaanmu
Karena aku juga pernah mengalami
Walau tak sedalam dirimu

Bagaimana harus aku katakan kepadamu
Tentang hidupku yang rumit
Agar kau tahu aku menyayangimu lebih dari diriku

Disini aku punya janji
Yang akan membawaku padamu
Atau padanya

Kau tahu, selalu aku panjatkan doa untukmu dik
Agar kau mencintai tuhanmu dan mengikuti nabimu

Kau tak harus pergi kemana-mana


Kau tak harus pergi kemana-mana
Ada aku, aku si kertas putih yang akan jadi tempat menorehkan perasaanmu dengan kuas itu
Kau hanya perlu mencampur warna kehidupan dengan kesedihan dan kebahagiaan
Atau kau coret saja aku sepuasmu, sampai rasa jengkelmu habis tanpa sisa, 
aku rela agar kau tersenyum bahagia menatap dunia

Dan di belakang diriku setelah kau selesai menghabiskan asa,
akan kau temui senyum kejujuran dari aku yang bisu ini
Aku lukisan kehidupanmu yang berwarna, yang telah melalui semua

Aku ini ilalang


Aku ini ilalang, warnanya hitam
Di tinggal mati induk dalam keadaan membujang

Aku ini ilalang, yang tak pernah di harapkan
Apalagi diperhatikan

Aku ini ilalang, yang tinggal di tepi pantai
Hanya deru ombak kesunyian yang menemani saat malam datang

Aku ini ilalang
yang menyembunyikan kesepian

Sudah lama


Aku coba lagi merabamu
Di balik tirai nafas
Yang membatasi hasratku
Untuk menelanjangi sebuah kata
Seperti dirimu

Puisi
Sudah lama
Aku tak tak menciummu
Lewat aliran darah
Yang haus akan karya

Kapan lagi
Aku bisa menjengukmu
Mengajakmu ke alam mimpi
Yang abadi
Hanya berdua denganmu
Rona hidupku