Cari Blog Ini

Senin, 02 September 2013

Gelap Gulita


Gulita menertawakan setiap cahaya yang pupus
Bersama sikap yang ditelan kegelapan
Menghancurkan setiap hati yang merintih

Membanjiri baju yang kering oleh khianat
Dengan lapar yang meradang
Dihiraukan kasih yang meregang

Seakan kamil jauhi sinau
Menderu bak binatang kesurupan
Tak tahu yang mana hati, yang mana jantung

Meninggalkan kau yang setia
Ditengah-tengah tebing dan jurang
Yang siap menjadi teman dalam kosong

Dalam gelap, 25 November 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar