Cari Blog Ini

Minggu, 16 Juni 2013

Kepada ri

ri, aku sedang berada di pemukiman darah-darah setan
mereka mengajakku menuju saga, yang bau, yang kotor, yang sangat hitam
katanya mereka akan mengajariku cara tenggelam, melalui nadi-nadiku
aku harus berbuat apa ri ?, aku bimbang, aku risau

lalu, kuturuti saja apa yang semestinya, karena kau tak mencegahku ri
ditengah-tengah sana, aku belajar, belajar merajut kain-kain hitam
merendamnya dengan rinai sendu, berwarna abu-abu
ri, disini juga aku diberi makan, seperti raja, mewah dan megah
memakai pakaian yang bercampur nanah, berlumpur, sarat akan keabadian

ri, dapatkah aku kembali menuju cahaya ?, sehangat ketulusan, semurni kejujuran
bolehkan lumpur ini menjadi tumbuhan, rindang dan menentramkan
atau menjelma menjadi rerumputan, hijau dan penyabar
ri, apakah hidup sesulit ini? padahal aku hanya ingin hidup sederhana,
hidup dengan laut, dengan gersang, dengan malam, dengan bulan

ri, jawab pertanyaanku !, jangan hanya bisu dan membeku, jangan cuma meratapiku
ri, tolong dengar aku !, seperti engkau mendengar sayup-sayup angin
yang menerpa wajahmu, setiap hari, setiap pagi
apakah engkaupun hanya sebatas penonton ri ?, sama seperti yang lain, hanya melihat kulitku
dan jika tidak padamu ri, siapa lagi yang akan mendengar ocehanku ?


Sabtu, 01 Juni 2013

Aku Ciremai








Kali ini, bukan hanya awan, bukan langit, bukan pula belukar
yang menemaniku dari pagi hingga petang
Kali ini bukan hanya macan kumbang yang berjalan ditengah malam
Kali ini kalian menggereyangiku dengan tetesan keringat
yang menyatu denganku seperti larutan, tak terpisahkan

Bukan hanya jalak yang tertawa riang ditubuhku
yang katanya tinggi menjulang
Ada kalian, yang dapat menghibur hari-hariku yang sunyi
dan, bukan hanya kunang-kunang yang asyik memainkan benderang
masih ada kalian, yang lebih terang daripada malam

Tolong, jangan racuni aku, jangan bunuh aku
dengan daun-daun yang tak dapat musnah oleh jaman
dan juga dengan air yang berbagai macam warnanya
serta dengan garam-garam yang memilki banyak rasa
Aku mohon, jangan bunuh aku, aku ingin hidup kawan

Sejak dulu aku menghormati kalian
kalian lebih tinggi daripada aku
Jangan salahkan aku, jika nanti bumi kalian hancur
Aku hanya menuruti tangan-tangan kalian
Aku ciremai, cuma tiang


Hati Ciremai, 1 Juni 2013