Cari Blog Ini

Jumat, 13 Juni 2014

Di Stasiun Kereta


Waktu itu pukul setengah tujuh malam ,sedang hujan lebat, petir meramaikan suasana
Di stasiun kereta
Ada nenek berumur setengah abad, memakai topi dan kemeja kotak-kotak
Wajahnya keturunan thionghoa, dia menuju stasiun kereta
Tak memakai payung, tak dipayungi, tak dihiraukan

Ada lagi bocah-bocah yang menjajakan payung pada orang-orang dewasa
Anak kecil, laki-laki dan perempuan, kehujanan
Berlari-larian, menunggu bayaran, tak dipayungi, tak dihiraukan

Lebih miris lagi, bapak-bapak buta empat puluhan
Menyeberangi rel kereta
Memakai tongkat, kehujanan, tak dihiraukan

Padahal di sekeliling mereka banyak
Orang-orang yang mengaku berpendidikan
Memakai payung bagus, tak kehujanan

Jaman sekarang, hati dan perasaan
Sudah macam tomat busuk di pinggiran jalan
Di lempar, di buang, di injak, bahkan di telantarkan

Depok, 11 juni 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar