Cari Blog Ini

Selasa, 30 Juli 2013

Sigung kecilku yang manis

Bangunan tua seakan menjadi saksi hidup yang tak manis
Pintu-pintu yang membatasi ruanganku dan ruanganmu
Sungguh, tak kuasa aku menahan rindu ini
Padamu, sigung kecilku yang manis

Bukan aku tak mau merajuk pulang ke rumah itu
Bukan aku tak ingin mengunjungimu, sigung kecilku
Sungguh, jika hidup ini seutuhnya dapat aku sentuh
aku hanya ingin menyentuh helaian rambutmu yang lusuh

Aku, yang akan selalu melindungi
yang akan selalu menghapus air matamu
dan yang akan selalu membangunkanmu
Untuk menghadapi dunia yang gelap ini

Raihlah cahayamu
Melebihi rinduku padamu
Sampai aku tak bisa lagi
Menikmati udara rindu, dan membuka kuncup di kelopak mataku


(untuk aji, iki, nduh)

Senin, 29 Juli 2013

di negeri padang pasir



jika dunia tanpa agama, mungkinkah akan ada kata damai untuk yang bersandiwara di negeri padang pasir, di negeri yang menyimpan sejarah

ataukah darah-darah yang tumpah, berceceran di atas sejadah dapat menjadi simbol bagi para manusia yang mengagungkan senjata sebagai kekuatan mereka

didunia yang tak bisa diduga keadaannya, banyak nestapa di kedalaman mata, bagai anak panah yang sengaja di tancapkan di dada, perih menyiksa, sengaja untuk mengingat arti dari suatu peristiwa

sebagai manusia, adakah kerelaan untuk menyumbangkan setitik tinta untuk membuat bambu runcing menancap di jantung manusia berhati serigala

jika dunia tanpa agama, adakah kedamaian tercipta dari paras-paras yang sama warnanya. seperti pelangi, indah karena ada perbedaan yang tampak

walaupun binatang-binatang itu terus mengangkat senjata, selalu ada yang baru dalam sejarah manusia untuk menciptakan satu suara

kedamaian tercipta dari setiap pemahaman dari satu kata, manusia
(duka mesir, duka manusia)

Kamis, 11 Juli 2013

Ada apa ? Ada apa dengan dunia ?

Ada apa ? Ada apa dengan dunia ?
Seperti yang akan hidup abadi saja
Padahal semuanya akan pupus, padahal semuanya hanya titipan
Mungkin yang maha mengatur berkehendak lain

Ada apa ? Ada apa di dalam dunia ?
Seperti akan berkuasa saja, padahal kulit kalian masih mengeluarkan darah
Padahal kalian masih memerlukan makan, minum, dan orang lain
Adakah kedamaian yang berawal dari membunuh ? Padahal yang pantas mengambil ruh hanyalah ilahi

Ada apa ? Ada apa dengan dunia yang kalian cari ?
Ingin menaklukan dunia ? Kalian tak akan bisa membunuh iman kami, walau secuil
Iman yang tak bisa kalian lihat dengan mata yang selalu teralingi, iman yang selalu menguatkan kami
Mungkin kalian hanya iri pada rahmat yang telah tumbuh mengakar, mengisi hari-hari kami


Ada apa ? Ada apa dengan dunia yang tak punya hati ?
Mungkin hati kalian telah menjadi batu, seperti binatang, tak pernah kenal ilahi, tak pernah
Kasihan, rasa kasihan kami untuk kalian, pengecut
Dan terima kasih kami pada rabbi, karena syahid menuju ilahi








(Untuk Mesir : Untuk yang selalu iri dan tak punya hati)