Cari Blog Ini

Minggu, 16 Juni 2013

Kepada ri

ri, aku sedang berada di pemukiman darah-darah setan
mereka mengajakku menuju saga, yang bau, yang kotor, yang sangat hitam
katanya mereka akan mengajariku cara tenggelam, melalui nadi-nadiku
aku harus berbuat apa ri ?, aku bimbang, aku risau

lalu, kuturuti saja apa yang semestinya, karena kau tak mencegahku ri
ditengah-tengah sana, aku belajar, belajar merajut kain-kain hitam
merendamnya dengan rinai sendu, berwarna abu-abu
ri, disini juga aku diberi makan, seperti raja, mewah dan megah
memakai pakaian yang bercampur nanah, berlumpur, sarat akan keabadian

ri, dapatkah aku kembali menuju cahaya ?, sehangat ketulusan, semurni kejujuran
bolehkan lumpur ini menjadi tumbuhan, rindang dan menentramkan
atau menjelma menjadi rerumputan, hijau dan penyabar
ri, apakah hidup sesulit ini? padahal aku hanya ingin hidup sederhana,
hidup dengan laut, dengan gersang, dengan malam, dengan bulan

ri, jawab pertanyaanku !, jangan hanya bisu dan membeku, jangan cuma meratapiku
ri, tolong dengar aku !, seperti engkau mendengar sayup-sayup angin
yang menerpa wajahmu, setiap hari, setiap pagi
apakah engkaupun hanya sebatas penonton ri ?, sama seperti yang lain, hanya melihat kulitku
dan jika tidak padamu ri, siapa lagi yang akan mendengar ocehanku ?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar