Cari Blog Ini

Jumat, 30 Agustus 2013

Dalam Kesendirian



Sendiri dalam kesunyian ditinggal mati oleh rindu
Karena terlalu bermain-main dengan nila yang kuanggap teman berdarah

Mataku menangis karena angin sedari tadi marah
Mendorong dan menamparku hingga hilang
Teman meninggalkanku dalam kamar nanah

Aku terperanjat dan membisu oleh waktu
Seakan menertawakan tiap tubuh yang amis

Membuat radang dalam hatiku
Yang kini bersemayam dengan tawa manis
Menyuruhku meninggalkan kau yang luput oleh gerimis

Wahai hujan yang turun dari celah-celah langit
Basahilah daku dengan dinginnya cinta

Yang kureguk, yang kutanam
Dengan menutup mata yang mudah ditipu
Oleh dunia yang sedari tadi menusukku dengan pisau berkarat


Bogor, 16 November 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar