Aku mekarkan lagi bunga kerinduan, kenangan yang mendalam
Ingin aku rasakan lagi mentari pagi dibawah pohon rindang
Dalam sepucuk surat yang dibawa angin laut
Terbang, melayang, tanpa keraguan
Sayup-sayup gemuruh ombak terbang bersama angin
Dibalik jendela aku tidur
Menunggu suatu masa untuk pulang
Untuk kembali ke bumi pribumi
Ketan putih jadi obat penawar luka
Yang perih tak terhingga
Sedang obat tak lagi manjur
Untuk tubuh yang memendam semua kesakitan dan kebencian
Kolam ikan yang berwarna hijau menyimpan cerita
Dikala hujan lebat dan guntur yang menggelegar
Membetulkan genteng-genteng kehidupan
Tempat aku berpulang dan bersemayam
Rumah, September
2013

Tidak ada komentar:
Posting Komentar