Adalah tempat keabadian yang tersembunyi, kelam yang menikam
Jiwa-jiwa yang bergentayangan dalam alam sakral
Tak ada siang disana, cuma gelap yang menghantui
Cuma tanah yang menyelimuti
Sisa-sisa kehidupan yang penuh misteri
Bermandikan hujan, penuh dengan kembang
Tenang, tenang, di alam pembaringan
Sepi, sunyi, Cuma doa yang menyirami
Pedihnya penderitaan di waktu silam
Darah membeku dicabik kenistaan
Jaman yang sering menipu
Insan yang senang hati pada kejujuran
Cuma di kuburan tempat berpulang
Para pecinta keabadian yang dalam
Dalam, sedalam pendirian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar