Biar langit
kelabu membawa angin hitam
Aku tetap tak
takut menghadapi kenyataan
Akan kuhantam
kehidupan itu dengan kepalan yang keras
Biar mataku
rabun samar melihatmu
Akan
kupastikan aku dihadapanmu dengan ketajaman ini
Yang mampu
masuk ke dalam tubuhmu sampai aku bekukan
Semua darahmu
menjadi biru yang mati
Aku adalah
hitam dalam warna yang menenggelamkanmu
Sudahlah, sudah
teman
Aku akan
hidup dengan langkahku yang goyah
Meski kau
membantuku, aku tak mau
Aku akan
hidup dengan jalan yang aku suka
Bersama pasir
hitam yang aku makan sejak dunia
Memenjarakanku
Masa bodoh
dengan kalian yang sering meracuniku
Aku akan
tetap memegang sobekan kertas
Membawanya
pada sisa-sisa mimpi yang tertahan oleh waktu
Aku akan
membunuh hidupku dengan pisau
Yang selalu
tertanam dalam jantungku
Aku robek-robek
dia sampai tak tersisa
Sampai nanti,
sampai kau tahu apa yang aku mau
Mata Rabun, 17 desember 2012

Tidak ada komentar:
Posting Komentar