Kata itu
membawaku dalam kacang polong
Bersenyum
ceria menata kapur
Dalam
dongengan kaum remaja
Kata itu
membunuhku
Menyembunyikan
jantung dengan nadinya
Yang merah
memanas
Bagai
gelembung yang meletus oleh busa
Kata itu
menahanku untuk berpijak
Menemui
serpihan lampu yang terbakar
Membawakan
bara yang dingin
Yang aku kurung
dalam penjara darah
Yang mengalir
menghantuiku
Melalui waktu
yang berdentang
Seperti
gemericik air yang terbawa oleh lautan
Bingung, 30 November 2012

Tidak ada komentar:
Posting Komentar